
. Terkait aksi anarkis yang terjadi di Mapolsek Ciracas, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Adis menduga mengamuknya ratusan massa memaksa masuk ke Mapolsek Ciracas pemicunya karena adanya perselisihan antara dua anggota TNI dengan juruparkir di Pertokoan Arundina Cibubur.
"Kemungkinan analisisinya ke sana," kata Idham kepada wartawan, Rabu (12/12).
Namun Idham enggan menegaskan secara rinci, sebab saat kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait beberapa massa yang bersikap anarkis yang merusak beberapa fasilitas Mapolsek Ciracas.
"Saya beri waktu untuk teman-teman di Direktorat Krimum dan Kapolres Jakarta Timur bekerja. Kalau ada perkembangan yang sudah didapat saya sampaikan,†tutur Idham.
Ditambahkan Idham, dirinya juga sudah memerintahkan jajarannya untuk menangkap para pelaku yang anarkis di Mapolsek Ciracas.
"Saya sudah perintahkan Dirkrimum dan Kapolres Jaktim untuk lidik supaya kita bisa ungkap pelaku di balik massa yang anarkis ini," tutupnya.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: