Kebakaran tersebut terdeteksi pada pukul 15.28 WIB, dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.27 WIB.
“Begitu insiden diketahui, tim kami langsung menjalankan prosedur tanggap darurat, mengamankan area terdampak, serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses pemadaman. Fokus utama kami adalah memastikan kondisi dapat dikendalikan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan keamanan area terminal,” ujar Corporate Planning Manager NPCT1, Christine Margaretha Manasseh, dalam keterangan resmi.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan (cooling down), pengamanan, dan pemantauan secara menyeluruh di area terdampak guna memastikan situasi tetap aman serta mencegah potensi munculnya kembali titik api.
"Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut," tegas Christine.
Seiring dengan kondisi yang kini telah terkendali, NPCT1 mulai memulihkan kegiatan operasional secara bertahap.
“Kegiatan operasional mulai kami pulihkan secara bertahap. Seluruh proses dilakukan dengan penuh kehati-hatiandan mempertimbangkan kondisi di lapangan, karena keselamatan serta keamanan personel tetap menjadi prioritas dalam setiap tahapan pemulihan,” lanjut Christine.
Dalam kesempatan ini, manajemen NPCT1 juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan serta potensi gangguan layanan yang dialami oleh para pengguna jasa dan pemangku kepentingan terdampak akibat kejadian tersebut.
Saat ini, pihak NPCT1 bersama instansi terkait masih melakukan pemeriksaan dan investigasi lanjutan guna mengetahui secara pasti kronologi serta penyebab kebakaran.
BERITA TERKAIT: