Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jumlah tersebut merupakan hasil evakuasi sejak gempa pertama sebesar 6,4 Skala Richter pada 29 Juli yang disusul 7 Skala Richter tanggal 5 Agustus, 6,5 Skala Richter tanggal 19/8 siang dan 6,9 Skala Richter di malam harinya.
"Menyebabkan 515 orang meninggal dunia, 431.416 orang mengungsi, 74.361 unit rumah rusak dan kerusakan lainnya. Diperkirakan kerusakan dan kerugian mencapai Rp 7,7 triliun," jelasnya dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (21/8)
Sementara, sejak gempa 5 Agustus hingga kini terhitung sebanyak 825 kali gempa susulan. Secara keseluruhan mengakibatkan kerugian di lima sektor yaitu pemukiman, infrastruktur, ekonomi produktif, sosial dan lintas sektor.
"Kerugian paling mendominasi yaitu di sektor pemukiman sebanyak 56 persen berdasarkan perhitungan kerusakan. Kita masih melakukan perhitungan," kata Sutopo.
[wah]
BERITA TERKAIT: