Atas alasan itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memuji gelaran Tanah Lot Art & Food Festival 2018 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Tabanan awal pekan ini. Menurutnya, event tersebut juga menjadi bukti Tabanan serius menjaga dan melestarikan budaya yang dimiliki.
“Bali ini sudah dikenal oleh mancanegara, kekayaan akan potensi alam, kesenian dan kebudayaan menjadi daya tarik bagi mereka, namun kita harus terus menjaganya supaya nila-nilai kearifan lokal kita tidak pernah hilang tergerus oleh budaya modern,†ujar Megawati saat menutup acara tersebut di Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Tabanan Bali, Senin (20/8) lalu.
Dia berharap acara ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain, tentu dengan gaya dan kemasan yang berbeda.
“Orang asing itu, selalu ingin tahu ciri khas yang ada dalam budaya, kalau event-event seperti ini diadakan minimal dua bulan sekali, dan dengan logo acara yang sama, maka para turis itu akan datang sendirinya,†tukasnya.
Bagi Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, acara Tanah Lot Art & Food Festival adalah cara Tabanan mengaplikasikan ajaran Trisakti Bung Karno.
“Bagaimana kita berdikari di bidang ekonomi, rakyat menjadi pelaku dan penikmat dari festival tersebut, dan juga berkepribadian secara sosial budaya,†tukasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (21/8).
Bupati Eka turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan acara tersebut. Apalagi, acara ini sukses menarik sebanyak 55 ribu wisatawan.
“Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tetap bangga menjadi rakyat Tabanan,†harapnya.
Pada kesempatan tersebut, turut hadir pula Guruh Seokarno Putra, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Tabanan I KG Sanjaya, jajaran Muspida Tabanan serta Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan.
[ian]
BERITA TERKAIT: