Korbannya adalah tiga orang masih satu keluarga yang tinggal di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Muba.
Ironisnya, satu diantara yang tewas, yakni wanita muda yang sedang hamil usia lima bulan.
Seperti dilansir
Kantor Berita RMOLSumsel, peristiwa naas itu terjadi kemarin dini hari (Sabtu, 18/9).
Pelaku diduga dua orang memasuki rumah yang dihuni pasangan suami istri yakni Gunadi (38) dan Ika Nirwana (35), serta anaknya bernama Ifan.
Ketiganya sedang terlelap tidur di dalam kamar. Kemudian pelaku perampokan masuk ke dalam rumah melalui bagian atas menggunakan tangga dan melepas sejumlah genteng.
Korban Gunadi terbangun setelah mendengar suara yang mencurigakan. Ketika mendekati suara itu, korban memergoki pelaku yang sudah berada di dalam rumah. Tak pelak, perkelahian terjadi antara korban Gunadi dengan pelaku.
Pelaku dengan menggunakan senjata tajam berhasil menikam tubuh korban pada bagian belakang, akibatnya korban Gunadi langsung tersungkur.
Setelah berhasil menikam Gunadi, pelaku langsung masuk ke dalam kamar dan menjumpai istri korban yakni Ika Nirwana dan langsung menusuk korban sebanyak enam kali. Tiga kali pada bagian tubuh sebelah kiri dan tiga kali pada bagian kanan.
Tak dirasa cukup, perbuatan sadis juga dilampiaskan pelaku kepada anak korban Ifan, dimana pelaku menusuk sebanyak satu kali.
Mendengar suara gaduh dan minta tolong, sejumlah tetangga langsung mendatangi rumah korban guna mengetahui apa yang terjadi.
Saat pintu rumah diketuk warga, sontak saja pintu dibuka oleh korban Gunadi sudah berlumur darah akibat luka tusuk.
Korban Gunadi dan anaknya Ifan langsung dibawa ke Puskesdes Tanjung Raya guna mendapatkan pertolongan, sedangkan sang istri Ika saat ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Peristiwa itupun langsung dilaporkan warga ke Polsek Sanga Desa.
"Memang benar telah terjadi tindak pidana dengan kekerasan. mengakibatkan dua orang mengalami luka tusuk dan satu orang meninggal dunia,†ujar Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, melalui Kapolsek Sanga Desa, Iptu Zanzibar.
Zanzibar mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan korban Gunadi serta saksi - saksi lainnya.
[jto]
BERITA TERKAIT: