Demikian disampaikan Ketua Umum Pimpinan Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia Muhtadin Sabili dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Rabu (1/8).
Menurut Sabili, yang menjadi perhatian pemerintah dalam inada haji tahun 2018 ini yakni pelayanan keimigrasian terkait perekaman biometrik terhadap calon jemaah haji.
“Agar pelaksanaannya tidak menyulitkan terutama bagi calon jemaah yang telah berusia lanjut,†ujarnya.
Kemudian, Sabili menambahkan, hal yang tak kalah penting adalah pelayanan bagi jamaah selama di Arab Saudi. Tiga komponen penting dalam pelayanan jemaah adalah konsumsi, pemondokan dan transportasi.
“Terutama bagi jemaah calon haji saat di Arafah. Persoalan kesehatan harus jadi perhatian khusus agar para jemaah bisa melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman,†tukasnya.
Sabili juga mengimbau para jamaah calon haji Indonesia dan para mutawif atau pembimbing tawaf selalu mematuhi ketentuan dari Kemenag ataupun Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
“Terutama mengenai rangkaian ibadah haji, maupun jadwal yang sudah ditetapkan,†tutupnya.[jto]
BERITA TERKAIT: