Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin memastikan momentum Idulfitri dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara terpadu dengan melibatkan berbagai kementerian, serta menghadirkan beragam aktivitas bagi masyarakat.
“Bapak Presiden menginstruksikan kami, kemudian melalui juga ada Kementerian UMKM dan beberapa kementerian lainnya untuk melaksanakan bazar. Kemudian pasar murah, kemudian ada hiburan rakyat, kemudian ada permainan anak-anak,” kata Teddy dalam keterangannya kepada awak media.
Menurut Teddy, penyelenggaraan bazar rakyat ini juga dilatarbelakangi tingginya antusiasme masyarakat pada kegiatan sebelumnya di Istana saat Lebaran. Pemerintah pun berupaya memperluas akses kebahagiaan tersebut melalui kegiatan serupa di ruang publik.
“Bapak Presiden ingin membuat nuansa kegembiraan Lebaran ini masih terasa, sehingga mungkin untuk pertama kalinya ya, pertama kalinya setelah Lebaran di sini, di Monas, di lapangan besar ini dibuatlah acara seperti ini," kata Teddy.
Dalam kegiatan ini, pemerintah menyediakan 100 ribu kupon belanja bagi masyarakat, yang dapat digunakan untuk memperoleh berbagai kebutuhan maupun produk dari pelaku usaha kecil.
Ke depan, pemerintah membuka peluang untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda berkelanjutan.
“Ya pasti akan rutin gitu ya,” pungkas Teddy.
BERITA TERKAIT: