Begitu dikatakan pengurus MUI, Anton Tabah Digdoyo di lapangan SMKN 1 Klaten, Jawa Tengah, Jumat (15/6).
Di hadapan ribuan umat Islam itu, dia juga mengimbau agar mereka bisa menyukseskan Pilkada Jateng.
"Kawal dengan cermat jangan ada kecurangan sekecilpun karena beberpa hari yang lalu diberitakan media ditemukan hampir 4 juta e-KTP bermasalah hampir 4juta (15 persen) dari DPT Jateng yang 27 juta jiwa," imbau Anton.
Dalam Khotib Idul Fitri itu, Anton juga menegaskan bahwa penemuan KK bermasalah yang memuat hampir 1000 orang juga rawan digunakan untuk kecurangan pilkada mendatang.
Terlepas dari itu, Anton juga mengajak masyarakat untuk tidak memilih calon yang bermasalah. Baik yang bermasalah hukum, maupun sosial.
"Jangan dukung yang pro penista agama karena calon yang pro penista agama, apalagi tidak percaya akhirat pasti tidak pancasilais. Karena berpancasila wajib percaya dan yakin dengan akhirat sesuai dasar NKRI, Ketuhanan Yang Maha Esa," jelasnya.
Anton menegaskan, orang yang tak percaya akhirat pasti pro penista agama, bahkan mudah menerima paham-paham yang kontra Pancasila seperti LGBT komunisme, liberal sekuler yang sangat bertentangan dengan agama.
"Jika itu terjadi, NKRI akan hilang tinggal sejarah yang meranggas bisa jadi negara sekuler, liberal bahkan komunis," sambungnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: