DPRD NTT Bakal Jembatani Polemik Ojek Daring Di Kupang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 04 Juni 2018, 04:05 WIB
DPRD NTT Bakal Jembatani Polemik Ojek Daring Di Kupang
Foto: Net
rmol news logo Kehadiran ojek daring di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendatangkan kekhawatiran yang serius dari tukang ojek pangkalan. Mereka khawatir penghasilanya akan tergerus dan tidak bisa menghidupi keluarga.

Hal itu sebagaimana aspirasi yang telah diserap Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD NTT, Hugo Rehi Kalembu dari tukang ojek pangkalan di Kupang.

"Munculnya ojek online di Kupang, dikhawatirkan bisa membunuh ojek pangkalan,” ujar Hugo dalam dialog Hari Lahir Pancasila bertajuk ‘Pancasila di Mata Mereka yang Terlupakan' di Gedung Golkar NTT, Kupang, beberapa hari lalu.

Dia menyebut bahwa partai politik merupakan saluran tepat dalam menjawab kebutuhan rakyat. Dewan, sambungnya, bertanggung jawab atas aspirasi di masing-masing daerah pemilihannya.

Atas alasan itu, Hugo berjanji akan mengatasi masalah keluhan pengendara ojek itu. Dia akan memanggil pengusaha ojek online dan berbicara kepada mereka, sehingga tidak menggerus kesejahteraan ojek pangkalan.

"Jika kemunculan ojek online membunuh pekerjaaan dari ojek pangkalan, maka sudah tidak sesuai dengan Pancasila mengenai keadilan sosial," pungkasnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (4/6). [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA