TOD bermanfaat bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas, serta yang terpenting adalah mengurangi volume kendaraan di jalan raya dan mengurangi tingkat polusi.
PT. MRT sebagai pihak pengelola diberi tanggung jawab penuh oleh pemprov DKI dalam menangani proyek tersebut.
"TOD MRT tadi presentasi dari PP. Dan ini akan diproses langsung oleh PT. MRT Jakarta. Karena MRT Jakarta itu yang sudah ditunjuk sebagai operator utama. Jadi tadi ada beberapa skema yang disampaikan kepada kita untuk dipelajari, untuk dipresentasikan. Lengkap tadi semua dari dinas-dinas terkait hadir," jelas Wakil Guber DKI, Sandiaga Uno di Jakarta, Senin (23/4).
Dia berharap, dibangunnya TOD fase pertama di stasiun dukuh atas mampu mengurangi tingkat kemacetan dan membuat masyarakat Jakarta disiplin akan waktu.
"Ada 13 TOD yang akan didorong difase satu. Dan nantinya juga difase berikutnya, pola TOD ini akan menemukan bentuknya sendiri," tutup Sandi
Sebelumnya, proyek MRT sendiri sudah mengantongi izin pemerintah provinsi DKI Jakarta yang diatur dalam Pergub No. 140 tahun 2017.
[sam]
BERITA TERKAIT: