Dalam hal ini, PB PMII yang menjadi perwakilan pemuda muslim Indonesia mendorong generasi muda umat Islam untuk berani mengimplementasikan ide-ide kreatif dan menjadi penggerah roda ekonomi di negara masing-masing.
"PMII mendorong pemuda di seluruh dunia untuk meningkatkan kualitas pendidikan ekonomi dalam bingkai nilai-nilai keislaman, sehingga bisa mendorong munculnya sociopreneur muda dalam dunia Islam," terang Ketua Bidang Hubungan Internasional PB PMII, Ahmad Romzi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/4).
Romzi menjelaskan bahwa kualitas pendidikan merupakan barometer suatu peradaban. Dengan kata lain, tulang punggung umat Islam saat ini adalah generasi muda muslim yang harus menguasai seluruh keilmuan, khususnya ekonomi, yang dibingkai dengan nilai keislaman.
Dengan begitu, umat muslim bisa mandiri, bahkan memimpin arah pembangunan ekonomi negaranya.
"Arahnya mencetak generasi muda yang andal di segala bidang, khususnya ekonomi kreatif dan menguasai perkembangan teknologi terkini. Apabila sistem pendidikan tersebut berjalan baik, maka pemuda muslim dapat segera bermunculan dan menjadi pionir kemajuan bangsanya," tegasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: