"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," katanya kepada wartawan, di Jakarta Pusat, Selasa (13/3).
Walau demikian, Sandi menilai kecelakaan itu dapat dikategorikan sangat fatal karena merusak jaringan pipa gas yang melayani masyarakat luas.
"Sekarang masih dalam investigasi. Tapi kita patut bersyukur tidak ada korban. Tapi kita juga terenyuh karena terjadi lagi kecelakaan," katanya.
Petinggi Partai Gerindra itu mengimbau agar semua proyek infrastruktur memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan kerja. Dia berpendapat, rentetan kecelakaan kerja yang terjadi selama ini di kawasan Jakarta tak lepas dari target pembangunan yang dikejar oleh pengembang.
"Membangun itu bagus. Mengejar target itu bagus. Tapi jangan kesampingkan kaidah-kaidah prosedur standar yang benar," tegasnya.
Untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja, Sandi mengklaim sudah memerintahkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk turun tangan mengawasi langsung pengerjaan proyek-proyek tersebut.
"Mungkin (bisa terjadi) lelah. Mungkin mereka dikejar tayang. Teman-teman Disnaker sudah turun pagi ini. Kita pastikan bahwa seluruh pembangunan di DKI mengutamakan keselamatan dan kesehatan para pekerjanya," ucapnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: