Piagam yang diteken oleh Kepala BNPB Willem Rampangilei itu diserahkan di Bali Nusa Dua Convention pada Kamis (22/2) malam.
Pelaksana Harian AGP Heka Hertanto mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh BNPB.
Menurutnya aksi sosial saat bencana Gunung Agung merupakan misi dari AGP sesuai dengan lima pilar AGP yakni peduli lingkungan hidup, penanganan bencana, peduli sosial, budaya dan pendidikan.
Kemudian peduli ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat serta peduli bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu.
"Penghargaan itu diterima oleh Kordinator Lapangan AGP Gunung Agung Agus Arnawa. Kami memberikan apresiasi atas penyerahan piagam ini, misi AGP tetap membantu masyarakat sesuai lima pilar AGP, ujar Heka, dalam pesan tertulisnya, Jumat (23/2).
Heka menuturkan, penghargaan ini diberikan dalam kategori Operasi Darurat Bencana Erupsi Gunung Agung di di Bali selama 2017-2018. Alasan AGP mendapat penghargaan karena BNPB menilai AGP aktif berperan membantu BNPB dan Satgas Erupsi Gunung Agung, baik itu dalam bentuk fisik maupun materi, serta melakukan pendampingan ke beberapa lokasi pengungsian korban bencana erupsi Gunung Agung, terutama di Pandangbai sejak September 2017- Januari 2018.
"Piagam ucapan terima kasih ini didedikasikan kepada teman-teman di lapangan yang berjibaku selama 24 jam menangani korban bencana Gunung Agung hingga mitigasi bencana alam," ungkap Heka.
Piagam serupa juga diterima oleh Orari Karangasem, Tagana Bali, PMI Bali, Pramuka Bali, Forum Pasebaya, Baguna Bali, Idep Foundation, MDMC, dan Himpi Peduli Bali.
[nes]
BERITA TERKAIT: