Meski bersyukur Anies tidak berjumawa. Menurutnya, 100 hari bekerja sebagai orang nomer satu di Jakarta bukan menjadi target utama, melainkan langkah awal untuk menyamakan persepsi dalam menjalankan program kerja yang digagas sejak masa kampanye.
"Kami bersyukur bahwa program yang kita rencanakan sudah bisa digulirkan, jadi saya melihat 100 hari ini untuk menata barisan menyamakan persepsi dengan mereka semua yang bekerja di sini, birokrasi. Kedua adalah mulai menyiapkan pelaksanaan janji kerja program-program yang sudah dirancang," ujar Anies di gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (24/1).
Lebih lanjut Anies menjelaskan dalam 100 hari kerja, beberapa janji kampanye sudah direalisasi, bahkan dirinya telah mengeluarkan keputusan untuk menutup jalan Jatibaru, Tanah Abang yang diklaim telah memecahkan persoalan di tanah abang.
"Tanah Abang itu bukan bagian dari janji kami, tetapi dalam perjalanan awal, ini salah satu masalah yang perlu segera ditangani, karena itu kami terlibat," ujarnya.
[nes]