Mereka menyoroti pemeriksaan bebas narkoba yang dilakukan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) terhadap para paslon.
Koordinator Aksi, Duk Hery mengatakan, pemimpin selayaknya betul-betul bersih dari narkoba. Sebab itulah instansi yang terlibat dalam proses Pilkada diminta optimal dalam menjalankan tugasnya. Front Aktivis Merah tidak ingin ada cakada yang terindikasi narkoba, namun lulus tes kesehatan.
"Kami minta pihak RSMH untuk tidak hanya melakukan tes urine dan darah. Tetapi juga tes rambut untuk seluruh calon kepala daerah," lantang Duk Hery di lokasi, Jumat (12/1), seperti diberitakan
RMOLSumsel.Com.
Selain itu para pendemo juga meminta KPU untuk tidak menerima berkas cakada yang tidak menyertakan tes urine, darah dan rambut.
"Kami minta pihak RSMH untuk memeriksa ulang calon kandidat Pilbup dari kabupaten OKI yang terindikasi narkotika dan mendesak
check up urine, darah dan rambut calon dari OKI," pungkasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: