"Jadi tadi justru banyak yang memberikan suport yah, (termasuk) dari Kementerian BUMN," klaimnya kepada wartawan di Pecenongan, Jakarta Pusat, Senin (8/1).
Pria yang akrab disapa Sandi ini mengaku sudah menyampaikan kepada Menteri Rini bahwa Pemprov ingin melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan pasar grosir terbesar se Asia Tenggara itu hanya bersifat sementara.
Selanjutnya, Kementerian BUMN harus membantu Pemprov DKI untuk membangun konsep hunian terintegrasi dengan stasiun kereta atau transit oriented development (TOD). Hal itu, kata Sandi, dilakukan agar sistem TOD yang dikelola oleh Pemprov dan TOD yang dikelola oleh PT KAI dapat terintegrasi dengan baik.
"Jadi saya bilang, tolong dipercepat dong, karena yang protes ini medsos (banyak). Sedangkan yang ada disana itu kita baru kaji dengan survei dan setiap minggunya kita akan review ulang," demikian Sandi.
[san]