Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno (Sandi) memastikan bahwa penertiban PKL disana tak akan menimbulkan kecemburuan sosial antara PKL dengan para pedagang yang memiliki toko resmi di kawasan pasar grosir terbesar se-Asia Tenggara itu.
Sandi mengatakan dagangan PKL pinggir jalan sesungguhnya merupakan toko pendukung dari pemilik toko resmi yang ada di dalam gedung.
"Jadi mereka yang punya toko di dalam itu (dagangan di pinggir jalan) front office untuk ngejualnya. Yang menyuplai barangnya dari dalam," jelas Sandi di Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (12/12).
Meski demikian, diakui Sandi, tak semua PKL di Tanah Abang merupakan 'front office' dari toko yang ada di dalam kawasan. Untuk itu, bagi mereka yang barang dagangannya tak disuplai toko-toko resmi di dalam gedung, pihaknya akan memfasilitasi dengan memberikan lokasi berdagang yang baru.
"Kalau yang dari tempat lain itu (barang dagangannya), kita akan sampaikan ke teman-teman, kita akan buat lokasi binaan. Seperti itu untuk sementara ya," tukas politisi Partai Gerindra ini.
[san]
BERITA TERKAIT: