Begitu tegas Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat menerima kunjungan kerjad dari Tim Komisi XI DPR RI, Senin (16/10). Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka untuk mendapatkan informasi dan masukan terkait pembangunan venue Asian Games, Tol Palembang-Indralaya, dan Light Rail Transit.
Alex menjelaskan bahwa komitmen Sumsel dalam mencapai tujuan dapat dilihat dari pesona Sumsel yang kini menjadi lirikan dunia. Sejak Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga menjelang pesta olahraga internasional Asian Games mendatang, 38 event olahraga internasional sekelas Asia bahkan dunia berlaga di provinsi yang dijuluki lumbung energi ini.
"Seandainya saya masih boleh mendapat kesempatan menjadi gubernur, target kami berikutnya adalah olimpiade, F1, bahkan piala dunia," ungkapnya bangga.
Lebih lanjut, Alex menjabarkan mengenai pembangunan infrastruktur Sumsel, seperti Light Rail Transit atau yang disebutnya dengan "sepur dipucuk" . Pembangunan infrastruktur ini bahkan berpengaruh pada kultur warga. LRT bukan hanya solusi mengurai kemacetan, akan tetapi berujung pada kultur yang mengubah masyarakat.
Selain itu, Alex memaparkan mengenai pertumbuhan ekonomi Sumsel yang didorong oleh infrastruktur tersebut. Tercatat, pertumbuhan ekonomi Sumsel mencapai 5,11 persen atau melebihi pertumbuhan ekonomi nasional.
"Berdasarkan kajian 2019-2020 Palembang akan macet total. Solusinya adalah transportasi. Kami pilih LRT karena dia (LRT) tidak ada pembebasan lahan di tengah kota. Satu sisi lain LRT ini, masyarakat dipaksa untuk disiplin dipaksa untuk tidak egois yang mampu menjaga, mengawasi infrastruktur yang mahal tersebut," terangnya.
"Pembangunan infrastruktur di Sumsel sendiri, mencetak lapangan kerja besar-besaran sebab dalam pembangunannya sendiri melibatkan tenaga lokal setempat," pungkasnya seperti diberitakan
RMOLSumsel. [ian]
BERITA TERKAIT: