Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung pembangunan hunian sementara (huntara) yang dibangun Danantara bagi warga terdampak banjir dan longsor.
Presiden yang telah menyelesaikan agenda kerja di Tapanuli Selatan, telah terbang menuju Bandar Udara Raja Sisingamangaraja XII/Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara.
Setibanya di Bandara Silangit, Prabowo melanjutkan perjalanan ke Landasan Udara Soewondo, Medan. Dari Medan, Kepala Negara kembali menggunakan helikopter untuk menuju Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Sejumlah pejabat daerah dan unsur keamanan turut mengantar keberangkatan Presiden, di antaranya Dansat Brimob Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rantau Isnur Eka, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, serta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Sebelumnya, selama berada di wilayah Tapanuli Selatan, Prabowo melakukan peninjauan langsung ke Jembatan Bailey di Sungai Garoga, Kecamatan Batang Toru, yang telah rampung dibangun sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Presiden juga mengecek posko pengungsian dan layanan kesehatan di Desa Batu Hula.
Pada malam harinya, Prabowo kembali mendatangi posko pengungsian untuk menyambut pergantian tahun bersama warga terdampak bencana, termasuk anak-anak.
Dalam suasana penuh kebersamaan, Presiden berbaur dengan warga, berdialog, bernyanyi bersama, serta mengajak seluruh masyarakat di lokasi untuk berdoa bersama.
BERITA TERKAIT: