Soroti Soal Ketahanan Pangan, Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 846 di Sumsel

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Jumat, 12 Desember 2025, 11:23 WIB
Soroti Soal Ketahanan Pangan, Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 846 di Sumsel
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama beberapa pimpinan Komisi I DPR RI mengunjungi para prajurit di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (TP) 846/Ksatria Silampari, Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Muratara, Sumatera Selatan pada Kamis, 11 Desember 2025 (Dokumentasi Tim Media Menhan Sjafrie Sjamsoeddin)
rmol news logo Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama beberapa pimpinan Komisi I DPR RI mengunjungi para prajurit di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (TP) 846/Ksatria Silampari, Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Muratara, Sumatera Selatan pada Kamis, 11 Desember 2025.

Dalam Yonif ini terdapat 448 personel TNI dengan luas sebesar 53 hektare.

Kunjungan Sjafrie, bertujuan untuk menyoroti pembangunan pangkalan, kesiapan operasional satuan baru, serta program ketahanan pangan yang tengah dikembangkan prajurit di daerah.

Menhan juga menegaskan pentingnya memastikan kesiapan satuan-satuan baru agar mampu mendukung tugas pertahanan negara secara optimal.

Di hadapan para prajurit, Menhan juga menekankan percepatan penataan fasilitas pangkalan, peningkatan kualitas pembinaan prajurit, dan penguatan manajemen satuan serta meminta agar seluruh temuan terkait kondisi bangunan dan lingkungan dilaporkan resmi untuk ditindaklanjuti, termasuk pembangunan fasilitas latihan seperti area tembak dan sarana pembinaan fisik.

Salah satu yang jadi sorotan soal program ketahanan pangan yang dikelola prajurit di lahan satuan menjadi sorotan utama. Peternakan, perikanan, dan pertanian dinilai berjalan baik serta mampu memperkuat kemandirian satuan.

“Ketahanan pangan bukan hanya untuk logistik satuan, tetapi juga untuk membangun kemandirian dan mental bertani prajurit. Kelola dengan cerdas, fokus pada yang cepat dan efektif,” ujar Menhan dalam keterangan resmi.

Kepada para prajurit, Menhan menerapkan tiga poin utama: disiplin, profesionalisme, dan kekompakan.

“Kalian adalah generasi pertama yang membangun reputasi batalyon ini. Jaga kehormatan satuan dengan bekerja keras, menjaga fisik, dan terus belajar,” kata Menhan.

Tidak lupa, sebagai bentuk membangun jiwa ksatria, Menhan makan siang bersama dengan seluruh prajurit di aula batalyon. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA