Helicity Dukung Koneksi Pariwisata Di Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 26 September 2017, 00:22 WIB
rmol news logo Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata terus menggenjot pembangunan nasional di sektor pariwisata. Sebabnya pemerintah menggandeng berbagai pihak untuk mewujudkan target 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019.  

PT Whitesky Aviation melalui Helicity mengambil peran untuk mewujudkan target nasional tersebut.

"Kami mendukung dan memiliki Helicity yang sejalan dengan pengembangan pariwisata di Indonesia," kata CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja dalam keterangannya, Senin (25/9).

Denon menuturkan, sebagai perusahaan operator helikopter, pihaknya memiliki kesamaan pandangan dengan Kementerian Pariwisata untuk memajukan sektor pariwisata Indonesia. Melalui Helicity, pihaknya sangat tertarik mempromosikan pariwisata Indonesia.

Itu terbukti dari berbagai program yang selama ini telah dijalankan Whitesky melalui Helicity. Semisal, menyediakan layanan perjalanan Jakarta-Bandung dan sebaliknya. Juga melayani penjemputan sebelum dan sesudah pemberangkatan sehingga masyarakat tidak perlu lagi risau dengan masalah tersebut.

Di samping itu, Helicity juga telah melayani keliling helikopter di Kepulauan Seribu dan sekitarnya. Perusahaan ini juga telah mengepakkan sayap ke Pulau Bintan untuk menyokong sektor pariwisata daerah itu bersama dengan Bintan Aviation Investment. Kerja sama yang tentu saja akan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Pulaun Bintan yang dikenal eksotis itu.

"Kita juga hadir untuk menyokong pariwisata di Bintan. Apalagi Pulau Bintan dan Batam diharapkan mampu menarik empat juta wisatawan asing atau sekitar 20 persen dari target nasional," jelas Denon.

Menurutnya, peran helikopter menjadi penting untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia. Terlebih keterlibatan helikopter bisa menjadi salah satu transportasi alternatif yang mendukung konektivitas transportasi untuk sektor pariwisata.

"Kami bangga jika bisa berkontribusi terhadap kemajuan pariwisata di Indonesia," ujar Denon.

Ditambahkannya, Helicity sejalan dengan program pemerintah yang menjadi prioritas Kemenpar dan Kementerian Perhubungan yang menerapkan strategi 3A yakni Airlines-Airport, Air Navigation dan Authorities sebagai perencanaan membangun konektivitas udara.

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2016 sudah mencapai 12 juta orang. Dengan catatan, rata-rata perputaran uang untuk satu wisatawan nusantara bisa mencapai Rp 1,2 juta dan wisman USD 1.200 per kunjungan. Angka tersebut hingga pertengahan tahun kemarin diakui telah mencapai setengah dari target Kemenpar. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA