Dalam pengamatannya, Husein berkesimpulan bahwa lift jatuh disebabkan karena kelebihan muatan. Terlebih, sejumlah saksi mengatakan bahwa alarm lift berbunyi saat kejadian berlangsung.
"Iya sudah bunyi, menurut saksi tadi jadi lift tidak menutup. Memang masyarakat penumpang yang memaksa sekali untuk tetap bertahan dalam lift. Harusnya ketika bunyi kan ada yang keluar," kata Husein seperti diberitakan
RMOLJakarta.
Menurut Husein, lift nahas itu tidak langsung terjun ke lantai Basement Blok M Square. Melainkan sempat berhenti di lantai 3 untuk menurunkan menumpang. Hanya saja setelah dari lantai 3, lift langsung merosot ke basement.
"Lantai 7 belum, tapi dari lantai 3 itu. Dari lantai 7 penuh terus turun 'krek-krek', nah baru dari lantai 3 merosot," pungkasnya.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: