Jumlah Penumpang Di 13 Bandara AP II Naik 12,6 Persen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Sabtu, 12 November 2016, 12:15 WIB
Jumlah Penumpang Di 13 Bandara AP II Naik 12,6 Persen
Foto/Net
rmol news logo PT Angkasa Pura II (Persero) berkomitmen turut mengembangkan parisiwata Indonesia dengan meningkatkan rute penerbangan internasional serta mempromosikan destinasi-destinasi wisata lokal di setiap bandara yang dikelola perusahaan.

Salah satu langkah perseroan dalam mengembangkan pariwisata ini adalah melalui penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Kementerian Pariwisata.

Kedua pihak yakni AP II dan Kementerian Pariwisata akan bersinergi memperkenalkan pariwisata nasional ke dunia internasional serta meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Chief of Air Traffic & Tourism Development PT AP II, Rosita Kurniawati mengatakan, AP II akan berperan aktif dalam meningkatkan frekwensi kunjungan wisman ke Indonesia khususnya melalui bandara yang dikelola perusahaan, antara lain dengan menyediakan program insentif bagi maskapai yang membuka rute baru penerbangan internasional.

"Sebagai bagian dari promosi bersama Kementerian Pariwisata, AP II juga akan mencantumkan logo "Wonderful Indonesia" serta menampilkan video dan foto milik Kementerian Pariwisata di seluruh bandara yang dikelola perusahaan. Di samping itu, AP II juga akan ikut berpartisipasi dalam setiap event internasional dan kegiatan-kegiatan lainnya," sebut Rosita Kurniawati dalam keterangannya, Sabtu (12/11).

Adapun AP II juga berkomitmen untuk menyediakan fasilitas dan pelayanan yang baik di setiap bandara sehingga dapat mendatangkan lebih banyak wisman seperti halnya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh.

Melalui penyesuaian pelayanan yang dilakukan AP II, Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Aceh berhasil menjadi nominasi World’s Best Airport for Halal Travellers dalam The Halal Tourism Awards 2016 yang tengah berlangsung saat ini.

Sementara itu dalam aspek operasional, AP II juga akan melakukan penyesuaian di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau dengan memperpanjang jam operasional dari pukul 19.00 WIB menjadi pukul 24.00 WIB seiring dengan rencana Sriwijaya Air dan Citilink membuka penerbangan dari Tiongkok. Strategi penyesuaian operasional ini juga bertujuan untuk meningkatkan jumlah pergerakan penumpang di bandara-bandara.

Rosita Kurniawati mengungkapkan, pada periode Januari-Oktober 2016 jumlah penumpang di seluruh bandara yang dikelola AP II tercatat sekitar 77,66 juta penumpang atau meningkat 12,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015 yakni sebanyak 68,96 juta penumpang.

Hingga akhir tahun atau sepanjang Januari-Desember 2016 diperkirakan jumlah penumpang dapat mencapai 93,23 juta penumpang atau naik 11 persen dibandingkan dengan Januari-Desember 2015 sebanyak 84,29 juta penumpang.

Angkasa Pura II adalah BUMN di bidang pelayanan jasa kebandarudaraan dan pelayanan jasa terkait bandar udara di wilayah Indonesia Barat. Angkasa Pura II telah mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah untuk mengelola dan mengupayakan pengusahaan Pelabuhan Udara Jakarta Cengkareng yang kini berubah nama menjadi Bandara Internasional Jakarta Soekarno-Hatta serta Bandara Halim Perdanakusuma sejak 13 Agustus 1984.

Saat ini AP II mengelola 13 bandara yakni Soekarno-Hatta (Jakarta), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Kualanamu (Medan), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Husein Sastranegara (Bandung), Sultan Iskandarmuda (Banda Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjungpinang), Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkal Pinang) dan Silangit (Tapanuli Utara). [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA