Para pemudik diingatkan harus lebih waspada dan berhati-hati ketika melintasi jalur lintas tengah yang menghubungkan arah Musirawas-Lubuk Linggau.
"Tanda atau rambu-rambu saya kira sangat diperlukan, di Jalinteng khususnya di daerah wilayah Musi Banyuasin masih minim. Jalan yang rusak sulit terpantau. Untuk pemudik yang jalan pada malam hari, rambu bisa sangat membantu," ungkap pemudik, Sopian, kepada
RMOL Sumsel.
Ia menyebut di jembatan daerah Lumpatan, Musi Banyuasin, terdapat lubang yang dalam dan membahayakan.
"Di Lumpatan ada lubang yang ditanami pohon oleh warga sekitar, mungkin karena bahaya jadi mereka menanamkanya sebagai tanda,†tambah Sopian.
Terpisah , Kabid Darurat dan Logistik BPBD Muba, Fanfani Syafri, mengatakan pihaknya telah menentukan titik yang rawan longsor di Kabupaten Muba. Sejauh ini titik longsor yang berada di Muba terdapat 24 titik longsor, salah satunya di Jalinteng Babat Toman-Sanga Desa.
"Terdapat 24 titik rawan longsong di Muba, beberapa diantaranya di Jalinteng Babat Toman dan Sanga Desa. Oleh Karena itu diharapkan pengendara yang melintas hendaklah selalu berhati-hati dan waspada," ungkapnya.
Dia menyebutkan, tak hanya jalan yang berlubang, pengendara juga harus waspada dengan ancaman bahaya tanah longsor yang dapat mengancam sewaktu-waktu.
[ald]
BERITA TERKAIT: