Anggota DPRD DKI Jakarta Uwais El Qoroni mendorong Pemprov DKI Jakarta memberikan perhatian lebih besar kepada kalangan pesantren dalam program pendidikan, pemberdayaan usaha ekonomi mikro dan kecil, serta peningkatan keterampilan.
Menurut dia, sebagian kelompok santri perkotaan berpotensi luput dari pendataan sosial-ekonomi formal. Kondisi tersebut membuat pendekatan pemerintah perlu lebih aktif dan tidak hanya menunggu masyarakat mengakses program yang tersedia.
“Bukan sekadar menunggu mereka mengakses program yang telah tersedia,” ujar Uwais saat menyampaikan Pandangan Umum dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Kamis 3 September 2026.
Ia menilai karakter komunitas pesantren membutuhkan pendekatan yang lebih afirmatif agar program pemerintah dapat menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan.
Perluasan akses tersebut tidak hanya penting untuk pendidikan formal, tetapi juga pengembangan keterampilan dan kemandirian ekonomi.
Program pelatihan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan usaha dinilai dapat membuka lebih banyak ruang bagi santri untuk berkembang dan terlibat dalam aktivitas ekonomi kota.
Dengan pendekatan yang lebih aktif, program pendidikan dan pemberdayaan diharapkan dapat menjangkau kalangan pesantren secara lebih merata.
BERITA TERKAIT: