Pada perdagangan Rabu, 9 September 2026, saham Apple (AAPL) dibuka di level 315,49 Dolar AS per saham. Harganya sempat naik mendekati 318 Dolar AS, tetapi kemudian berbalik turun. Pada penutupan perdagangan, sahamnya berada di 315,34 Dolar AS, turun 0,88 Dolar AS atau 0,28 persen.
Tekanan terhadap saham Apple muncul meski perusahaan memperkenalkan sejumlah produk baru, termasuk iPhone 18 Pro, iPhone Duo yang menjadi ponsel lipat pertama Apple, AirPods 5, serta Apple Watch Series 12. Apple juga memperkenalkan sejumlah fitur kecerdasan buatan dan chip A20 Pro berbasis teknologi 2 nanometer.
Pasar tampaknya menilai peluncuran tersebut belum cukup kuat untuk menjadi katalis positif bagi saham. Sebelumnya, analis KeyBanc Capital Markets bahkan memperkirakan acara peluncuran berpotensi menjadi katalis negatif karena kenaikan harga iPhone dapat menekan volume penjualan.
Apple menetapkan harga awal iPhone 18 Pro sebesar 1.199 Dolar AS, naik 100 Dolar AS dibandingkan generasi sebelumnya. Sementara iPhone 18 Pro Max dibanderol mulai 1.299 Dolar AS. Adapun iPhone Duo yang dapat dilipat memiliki harga mulai 1.999 Dolar AS.
Meski turun pada hari peluncuran, kinerja saham Apple sepanjang tahun masih positif. Saham perusahaan tercatat telah menguat sekitar 15 persen secara year-to-date, sedikit mengungguli indeks Nasdaq.
BERITA TERKAIT: