Pasar Sumber Cirebon Kebakaran, Ratusan Pedagang Jangan Didiamkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 30 Agustus 2015, 10:40 WIB
Pasar Sumber Cirebon Kebakaran, Ratusan Pedagang Jangan Didiamkan
ilustrasi/net
rmol news logo . Musibah kebakaran pasar di Indonesia pada tahun 2015 ini menjadi perhatian khusus dari Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI). Salah satunya adalah musibah kebakaran di Pasar Sumber Kabupaten Cirebon.

Pada saat kebakaran beberapa hari yang lalu, perwakilan IKAPPI di Cirebon sudah langsung turun ke lapangan. Namun dari DPP IKAPPI memang belum bisa langsung menemui para korban.

"Dan dalam waktu dekat ini kami dari DPP IKAPPI akan segera mengunjungi para korban. Mendengarkan langsung keluh kesah mereka dan akan mendampingi para korban hingga mereka berdagang kembali seperti sediakala," ujar Wasekjend DPP IKAPPI, Doni Saputra, Minggu (30/8).

Musibah kebakaran itu, kata Doni, tentu sangat menyayat hati keluarga besar DPP IKAPPI. 300 lebih kios ludes terbakar adalah musibah yang tidak bisa dipandang sebelah mata, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

"Kami berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon segera dapat memenuhi hak-hak dan permintaan para korban kebakaran tersebut. Konsen kami saat ini adalah bagaimana agar pedagang Pasar Sumber Cirebon dapat segera berdagang di pasar darurat yang areanya beraa di sekitar lokasi pasar yang terbakar," ungkapnya.

Lokasi pasar darurat jangan sampai jauh dari lokasi pasar yang terbakar karena hal tersebut akan menjauhkan pedagang dengan para pelanggan dan tentu hal tersebut akan menambah beban para pedagang korban kebakaran. Maka DPP IKAPPI memandang permintaan para korban agar pasar darurat harus berada di lokasi pasar adalah keinginan yang sangat mendasar.

Selain itu, lanjut Doni, apabila para pedagang tidak segera difasilitasi sesuai harapan, pihaknya juga khawatir akan terjadi ekses negatif baik secara ekonomi maupun sosial di masyarakat. Pemerintah juga harus segera alokasikan dana perbantuan untuk para korban kebakaran. Dan diharapkan pihak-pihak terkait seperti DPRD dan perbankan dapat memberikan langkah-langkah yang dapat mempercepat proses tersebut.

"Kami dari IKAPPI juga menyampaikan rasa duka yang mendalam. IKAPPI akan turut serta mendampingi seluruh proses kebijakan yang berkaitan dengan pedagang korban kebakaran Pasar Sumber Cirebon hingga dapat berdagang kembali seperti sediakala," demikian Doni.

Maraknya musibah kebakaran pasar yang terjadi pada tahun 2015 ini menjadi perhatian serius oleh DPP IKAPPI. Total musibah kebakaran yang hampir menembus angka 200 kasus tidak boleh dipandang sebagai hal yang biasa. Ini sudah masuk pada fase Darurat Kebakaran Pasar. Dan IKAPPI meminta kepada pemerintah pusat hingga daerah dapat lebih serius dan segera melakukan upaya antisipasi dan menanggulangi potensi kebakaran pasar. Menurut catatan IKAPPI, Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah menempati peringkat tertinggi kasus kebakaran pasar. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA