Ketua Dewan Pembina ACTA Habiburokhman menjelaskan program tersebut memberikan pendidikan hukum secara gratis kepada masyarakat dengan metode konsultasi.
"Buka dari pagi pukul 06.00 sampai pukul 11.00 WIB. Kami akan melayani pertanyaan seputar hukum, dan saat ini hanya melalui akun media sosial twitter dan Facebook
@habiburokhman," kata Habiburokhman di Jalan Cokroaminoto, Menteng, Jakarta (Sabtu, 17/3).
Dia menjelaskan ada dua tujuan utama program tersebut yakni memasyarakatkan gerakan medsos sehat, dengan memberikan ruang untuk masyarakat dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan, namun tidak boleh menyebarkan permusuhan dan kebencian.
"Tetapi ini tidak boleh juga takut menyampaikan pesan kebenaran," ujar Habiburokhman.
Kedua, membantu meringankan beban masyarakat yang memiliki persoalan terkait hukum. Diketahui selama ini masyarakat sulit untuk mendapatkan jasa advokat lantaran biaya yang cukup mahal.
"Sementara setiap aspek kehidupan masyarakat pasti berkaitan dengan masalah hukum. Kalau masyarakat sudah melek hukum maka berbagai persoalan lain pasti bisa diselesaikan," ungkapnya.
Habiburokhman juga menambahkan apabila program Kopi Om Filan berjalan dengan sukses, bulan Mei 2018 pihaknya akan menggelar acara kopi setiap pagi di sejumlah pasar-pasar tradisional di Jakarta.
"Ada lima pasar, Pasar Cakung, Jati Negara, Pasar Outista, Bendungan Hilir dan pasar Klender," tutupnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: