Hal ini dinyatakan Kepala Bagian Bantuan Hukum pada Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta, Fajar, kemarin di Balai Kota saat menerima audiensi KAI.
"Kami sangat senang kehadiran KAI yang menyatakan kesediaannya bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta dalam hal penanganan kasus-kasus h
ukum. Kami juga mohon masukan terkait permasalahan hukum di daerah, sehingga masyarakat memperoleh kesejahteraan di bidang hukum," katanya.
Biro Hukum DKI kemarin juga menghadirkan seluruh bagian hukum di enam kabupaten/kota di DKI serta Satpol PP DKI Jakarta. Sementara dari KAI dipÂimpin langsung Mia Lubis, diÂdampingi Vice Presiden Herman Kadir, dari Dewan Kehormatan Yuskam Nur, Wasekjen Julius Hedelilo dan Suningsih.
Mia yang bernama lengkap Siti Jamaliah ini mengatakan, kedatangannya beserta jajaran ke Balai Kota ini merupakan tinÂdak lanjut pertemuannya dengan Wakil Gubernur DKISandiaga Uno sebelumnya.
"Kita ingin menindaklanÂjuti pertemuan kami dengan Pak Wagub Sandiaga Uno, waktu itu beliau mengatakan siap bekerjasama dengan KAI terkait masalah-masalah hukum di Pemprov DKI Jakarta," kaÂtanya.
KAI ingin di era kepemimpiÂnan gubernur Anis Baswedan dan wakil gubernur Sandiaga Uno ini, Jakarta punya tampilan yang baru di bidang penegakan hukum. Mia juga menginginkan di Pemprov DKI ini bersih dari masalah-masalah hukum.
Ia pun mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta yang akan mengungkap kasus-kasus hukum yang ada, termasuk kaÂsus dugaan markup pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Di mana lahan tersebut sedianya akan dibangun rumah sakit khusus kanker dan jantung di wilayah DKI Jakarta. ***
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: