Menurut pengamat politik Adi Prayitno, sebagai target awal relawan mendorong Gibran kembali maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres mendatang.
"Target awalnya agar Gibran minimal bisa menjadi calon wakil presiden untuk yang kedua kalinya bersama dengan Prabowo Subianto," ujar Adi di kanal Youtube miliknya, Minggu, 5 Juli 2026.
Namun demikian, Adi menilai wacana duet Prabowo-Gibran dua periode sejauh ini belum mendapat respons signifikan dari partai-partai politik pendukung pemerintah.
"Meski kita tahu bahwa proposal politik duet Prabowo-Gibran terkesan anyep. Tidak ada yang memberi respons secara signifikan. Partai politik di kubu pemerintah hari ini tidak ada yang merespons," jelasnya.
Karena itu, lanjut Adi, publik mulai membaca konsolidasi relawan sebagai pemanasan untuk mendorong Gibran maju sebagai calon presiden apabila duet Prabowo-Gibran tidak terwujud.
"Kalau Gibran tidak jadi calon presiden ataupun calon wakil presiden di 2029, apakah relawan Gibran akan terus eksis? Rasanya tidak. Dalam konteks itulah yang dibaca oleh publik kenapa relawan melakukan konsolidasi," pungkasnya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: