"Saya sudah dua kali diperiksa KPK. Saya ditanya apakah ada menerima hadia uang atau reward, memang nggak ada. Makanya saya kaget (terkejut) lah," ujar Kamaluddin kepada wartawan di kediamannya, Medan, seperti dilansir
MedanBagus.Com (Grup RMOL), Kamis (5/11).
Disinggung soal pengakuan mantan Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut, Fuad, menurut Kamaluddin itu bisa saja dilakukan seseorang. Ia pun balik mempertanyakan buktinya.
"Kalau Fuad bilang ini daftarnya, kapan saya ketemu dengan Fuad. Kalau Alinafiah itu saya ya terima gaji, itu hak saya. Dan catat, bahwa setelah 2013 itu saya yang mengusung interpelasi dan saya pimpinan yang ngotot disitu mau membongkar itu," ujarnya.
Pun begitu, Kamaluddin menyatakan siap memenuhi panggilan KPK atau persidangan.
"Ya kita sebagai waga negara yang baik, kita hadiri. Saya mau lihat apakah masih ada nggak rekaman-rekaman yang lalu, saya mau bawa nanti di persidangan. Saya mau tunjukkan, ini loh saya ketika duduk di DPRD Sumut. Karena soal pimpinan yang mendukung interpelas, cuma saya (pimpinan) yang menandatangani," katanya.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: