"Kami tidak tahu ya, kami tidak bisa menduga-duga. Iya kan? Karena sekarang kami harus buktikan bahwa ada kejadian itu dan kami cari tahu apa yang menjadi latar belakangnya," kata Buwas, begitu ia disapa, di kantornya, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (7/7).
Tim penyidik masih berada di tempat kejadian perkara untuk penyelidikan. Sehingga belum diketahui hasilnya.
"Belum ada laporannya, anggota sedang bekerja," katanya.
Lebih lanjut Budi mengatakan, Kapolri juga sudah memerintahkan Detasemen Khusus Antiteror 88 an tim Gegana untuk ikut menangani perkara itu.
"Kami melakukan penyelidikan dari TKP kemarin sudah didatangi, diolah. Sekarang dalam rangka tindak lanjut," terangnya.
Namun begitu, ia tak mau berspekulasi adanya kaitan teror itu dengan seleksi calon pimpinan KPK.
"Masih banyak kemungkinan" tandasnya.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: