LPSK Dikritik Pasif Sikapi Kasus Labora Sitorus

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 11 Februari 2015, 16:09 WIB
LPSK Dikritik Pasif Sikapi Kasus Labora Sitorus
labora sitorus/net
rmol news logo Ketidakmampuan aparat hukum mengeksekusi Labora Sitorus atas kepemilikan rekening gendut menunjukkan buruknya akuntabilitas kinerja aparat hukum, Polri, Kejaksaan dan Lembaga Pemasyarakatan (LP).

Demikian ditegaskan Ketua Setara Institute, Hendardi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (11/2).

Menurut dia, Labora yang menjadi 'pelindung' praktik 'kotor' petinggi-petinggi Polri adalah martir yang dikorbankan untuk menutup dugaan rangkaian kejahatan yang melibatkan petinggi Polri.

"Dalam situasi ini, mengeksekusi Labora bukan satu-satunya prioritas. Justru yang utama adalah memberikan perlindungan terlebih dahulu kepada Labora untuk menjadi whistleblower atas dugaan kejahatan yang sesungguhnya," kata Hendardi.

Dia pun menyayangkan Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) yang terkesan pasif dalam menyikapi kasus Labora.

"LPSK seharusnya responsif sehingga Labora bisa membuka tabir kejahatan yang sesungguhnya terjadi," demikian Hendardi.[wid]


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA