Dari 5 lokasi yang digeledah, Jurubicara KPK Johan Budi menginformasi baru satu lokasi yang selesai digeledah. Tempat itu, yakni Kantor Yayasan Pertambangan dan Energi (YPE) di Gedung Plaza Centris Jalan H.R. Rasuna Said Kav. B.5 Kuningan, Jakarta Selatan.
"Di kantor sudah selesai. Barusan saya dapat info ada sejumlah dokumen yang disita. Tidak ada uang, hanya dokumen. Jumlahnya saya tak diberi tahu," terang Johan di kantor KPK, Jakarta sesaat tadi.
Lima tempat yang digeledah tim dari KPK yakni, Ruang Kerja di Gedung PPBMN, Jl. Pegangsaan I Cikini, Menteng, Jakarta. Rumah di Jalan Cendrawasih II Blok B I No. 13 Bintaro Jaya, Jakarta Selatan. Kantor Yayasan Pertambangan dan Energi (YPE) di Gedung Plaza Centris Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B.5 Kuningan, Jakarta Selatan. Rumah atau bangunan di Komplek Perhubungan Jl. Perhubungan X No. 74 RT.001/RW.07 Kel. Jati, Kec. Pulogadung, Rawamangun Jakarta Timur. Terakhir, Apartemen Taman Rasuna Kuningan di Tower 9 Unit 10.G Jakarta Selatan.
"Kalau yang di rumah saya belum dapat info sudah selesai apa belum," terang Johan.
Johan menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan lantaran pihaknya menduga ada jejak-jejak tersangka, dalam hal ini Waryo Karno di lokasi. Saat disinggung apakah rumah dan apartemen yang digeledah merupakan milik Waryono Karno, Johan menampiknya. Tapi, milik siapa, Johan mengaku belum mengetahuinya.
"Saya tanya tadi belum dikonfirmasi, tapi itu bukan rumah WK tapi rumah org lain. Saya belum dapat namanya, kalau sudah dapat akan diinformasikan," jelas bekas Wartawan Investigasi salah satu harian nasional ini.
Johan juga mengaku belum mengetahui kaitan Waryono Karno dengan Yayasan Pertambangan dan Energi (YPE). Yang pasti, alasan tim dari KPK melakukan penggeledahan di sana da di tempat lainnya lantaran ada jejak-jejak tersangka.
"Nah apakah ada kaitan dengan proses pekerjaan tersangka di PPBMN, tentu saya tidak diinformasikan. Tapi di situ ditemukan dokumen-dokumen yang kemudian disita oleh penyidik KPK. Dokumen tentu berkaitan dengan sangkaan dugaan TPK penerimaan hadiah atau janji kepada WK," demikian Johan.
[rus]
BERITA TERKAIT: