
Tak sedikit kalangan yang menilai pesan terima kasih Anas Urbaningrum kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua KPK, Abraham Samad, sarat maksud terselubung. Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya, Fadli Zon termasuk di antaranya.
"Mungkin itu bahasa isyarat ya," kata Fadli yang ditemui di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).
Sebagai teman, Fadli memberi saran agar Anas sebaiknya mengungkap saja apa yang diketahuinya. Dan, hal ini juga pernah disampaikannya dulu langsung kepada Anas.
"Jika kita ingin membangun bangsa dan negara ini, kalau ada kekhilafan yang belum diketahui publik dalam rangka penegakan hukum ya harusnya diungkapkan," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Fadil juga mengatakan bahwa dirinya sudah berencana menengok Anas di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Ya nanti menengok kalau sudah agak kondusif lah, kalau sekarang nanti dikira penafsirannya lain-lain," tandasnya
.[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: