Akil melalui pengacaranya Otto Hasibuan, juga mengaku tidak mengetahui bahwa Ratu Atut dan Wawan ketika itu tengah berada di Singapura.
"Tidak ada pertemuan dan dia tidak tahu menahu keberadaan orang lain atau Atut atau Wawan di sana, dia tidak tahu menahu," terang Otto sembari menyatakan bahwa kliennya tak pernah satu pesawat dengan Atut dan Wawan.
Otto hari ini (Rabu, 16/10) memang sengaja datang ke kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta untuk mengkonfirmasi beberapa hal ke kliennya yang ditahan di rutan basement gedung itu.
Menurut Otto, kliennya tak memiliki hubungan khusus dengan Ratu Atut maupun Wawan. Sebagai Ketua MK, Akil hanya mengenal Atut dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Banten. Jadi, tidak pernah ada pembicaraan soal kasus.
"Ya hubungannya sebagai gubernur dan dia ketua MK, itu saja," elak Otto.
Sebelumnya, pada akhir pekan lalu beredar foto adanya pertemuan di Singapura yang melibatkan Akil, Atut dan Wawan. Dalam foto tersebut memperlihatkan Wawan dan pejabat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banten sedang makan malam di Singapura. Mereka berseragam Red Bull Racing, salah satu tim peserta balapan supercepat Formula 1.
Wawan diperkirakan berangkat ke Singapura pada 20 September 2013 dan kembali ke Jakarta pada 24 September 2013. Pada saat yang sama, Ketua MK nonaktif Akil Mochtar dan Ratu Atut disebut-sebut juga berada di negara yang sama. Akil kabarnya berangkat pada 21 September 2013 jam 05.00 WIB, sedangkan Atut berangkat dihari yang sama dua jam setelah Akil dan pulang empat hari setelah itu.
[wid]
BERITA TERKAIT: