Sekitar 1.200 orang memadati halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bucharest dalam Indonesia Summer Festival 2026. Acara yang digelar KBRI Bucharest bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Rumania itu menjadi ruang perjumpaan masyarakat kedua negara melalui seni, kuliner, dan tradisi Nusantara.
Sekretaris Ketiga Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Bucharest sekaligus Koordinator Festival, Hatmadhita Angga Kusuma, mengatakan antusiasme pengunjung terlihat sejak acara berlangsung hingga festival berakhir.
Pengunjung tidak hanya berasal dari komunitas Indonesia, tetapi juga masyarakat Rumania, korps diplomatik, sahabat Indonesia, alumni program beasiswa Darmasiswa, hingga warga Rumania yang pernah berkunjung ke Indonesia.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Rumania merangkap Republik Moldova, Meidyatama Suryodiningrat, mengatakan festival tersebut tidak sekadar memperkenalkan seni dan kuliner Indonesia. Menurutnya, pertemuan langsung melalui kegiatan budaya dapat memperkuat hubungan antarmasyarakat.
“Selain menikmati keanekaragaman kuliner dan pertunjukan seni budaya Indonesia, festival ini merupakan ruang untuk mempererat persahabatan dan membangun pemahaman yang lebih baik antara masyarakat Indonesia dan Rumania,” kata Duta Besar Meidyatama dalam keterangan yang diterima redaksi pada Senin 14 September 2026.
Dari panggung budaya, pengunjung disuguhi penampilan tari Bali oleh Sanggar Seni Jepun Bali di Bucharest. Gerakan tari, kostum, dan iringan musik tradisional menjadi salah satu pertunjukan yang menarik perhatian.
Angklung juga mendapat sambutan hangat. Pertunjukan yang melibatkan generasi muda Indonesia dan Rumania itu dipandu Patric Rio Romualdo, Sekretaris Ketiga Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Bucharest.
Tak berhenti sebagai penonton, pengunjung diberi kesempatan memainkan angklung secara langsung. Interaksi tersebut membuat alat musik tradisional Indonesia tidak hanya tampil sebagai pertunjukan, tetapi menjadi pengalaman budaya yang bisa dirasakan bersama.
Daya tarik lain datang dari meja kuliner. Nasi Padang, empek-empek, bakso, siomay, mi ayam, sate ayam, batagor, tahu gejrot, tempe, hingga aneka gorengan disajikan untuk memperkenalkan ragam cita rasa Nusantara.
Keramaian bahkan terlihat dari antrean di sejumlah stan makanan. Sebagian pengunjung kembali untuk mencicipi hidangan lain yang sebelumnya belum mereka coba.
Pilihan minuman juga memperkenalkan cita rasa khas Indonesia, antara lain beras kencur, kunyit asam, es dawet, dan bir pletok. Pengunjung juga dapat menemukan kopi Nusantara, bumbu masak, serta produk herbal.
Pengalaman Indonesia di Bucharest dilengkapi layanan spa terapi yang memperkenalkan tradisi perawatan dan relaksasi khas Nusantara.
Di luar panggung dan stan kuliner, kehadiran komunitas Indonesia turut membuka ruang interaksi yang lebih dekat dengan masyarakat Rumania. Festival menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal Indonesia melalui percakapan dan pengalaman langsung, bukan semata melalui pertunjukan.
Semarak festival yang berlangsung pada Sabtu 12 September 2026 tersebut juga disertai aksi solidaritas. Penggalangan donasi dilakukan untuk membantu masyarakat Indonesia yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur beberapa waktu lalu.
Indonesia Summer Festival 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi budaya dan kuliner, tetapi juga membawa pesan kepedulian melalui partisipasi masyarakat yang hadir.
BERITA TERKAIT: