Komitmen tersebut disepakati dalam pertemuan antara Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno dengan Kepala Sekretariat Commission for Combating Online Scams (CCOS) Senior Minister Chhay Sinarith di Phnom Penh beberapa waktu lalu.
Mengutip laporan Kementerian Luar Negeri RI, Rabu, 5 Agustus 2026, salah satu hasil penting dari pertemuan tersebut adalah kesepahaman untuk menindaklanjuti pembentukan mekanisme kerja sama operasional melalui pembentukan Indonesian Desk di Markas Besar Kepolisian Nasional Kamboja.
Mekanisme ini diharapkan menjadi pusat koordinasi aparat penegak hukum Indonesia dan Kamboja dalam mempercepat pertukaran informasi, mendukung proses investigasi, serta memperkuat penanganan perkara online scam yang melibatkan WNI.
Indonesia juga menawarkan dukungan peningkatan kapasitas bagi aparat penegak hukum Kamboja melalui pelatihan mengenai kepatuhan terhadap standar Financial Action Task Force (FATF), financial forensic skills, hingga keamanan siber.
Tawaran tersebut disambut positif sebagai bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan dalam menghadapi ancaman kejahatan lintas negara yang semakin kompleks.
Kedua negara turut membahas percepatan pembaruan Memorandum of Understanding on Cooperation in Preventing and Combating Transnational Crimes and Enhancing Capacity Building antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri Kamboja.
Selain itu, Indonesia juga menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan International Conference on Combating Online Scams yang akan digelar Pemerintah Kamboja pada September 2026 sebagai wadah memperkuat kolaborasi internasional dalam pemberantasan online scam.
Di sela-sela kunjungan, Wamenlu Havas meninjau fasilitas penampungan sementara WNI di KBRI Phnom Penh untuk melihat langsung upaya pelindungan dan fasilitasi repatriasi bagi WNI yang menjadi korban maupun terlibat dalam perkara online scam.
Wamenlu menegaskan pentingnya koordinasi antarkementerian dan lembaga untuk memastikan penanganan yang komprehensif terhadap para WNI, termasuk setelah kembali ke Indonesia.
Selain membahas pemberantasan online scam, Wamenlu Havas juga menyampaikan kuliah umum mengenai perkembangan lanskap geopolitik global di hadapan pejabat Pemerintah Kamboja dan korps diplomatik di Phnom Penh.
BERITA TERKAIT: