Usia 80 Tahun Bukan Halangan, Lula Kembali Maju di Pilpres Brasil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Senin, 03 Agustus 2026, 09:23 WIB
Usia 80 Tahun Bukan Halangan, Lula Kembali Maju di Pilpres Brasil
Presiden Brasil Lula da Silva (Foto: X)
Kecil Besar
rmol news logo Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, resmi mengumumkan pencalonannya untuk masa jabatan keempat pada pemilihan presiden yang akan digelar Oktober 2026. 

Di usia 80 tahun, tokoh senior kiri itu menegaskan kondisi fisiknya masih sangat prima dan siap kembali memimpin di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global serta tekanan hubungan dagang dengan Amerika Serikat.

Dalam konvensi nasional Partai Buruh (PT) di Sao Paulo, Minggu waktu setempat, 2 Agustus 2026, Lula menampilkan dirinya sebagai sosok pemimpin berpengalaman yang mampu menjaga stabilitas Brasil di tengah situasi dunia yang tidak menentu. 

Isu kedaulatan menjadi salah satu pesan utama yang diusungnya, termasuk seruan agar Brasil memperkuat kemampuan pertahanan nasional. 

"Saya ingin bersiap-siap agar tidak ada yang menyerang negara ini," tegas Lula.

Mantan buruh logam dan pemimpin serikat pekerja yang pernah memerintah Brasil pada periode 2003-2010 itu juga menepis anggapan bahwa usianya menjadi penghalang untuk kembali bertarung di panggung politik. 

"Saya ingin melawan penuaan. Saya tidak ingin berjalan tertatih-tati. Saya dalam kondisi prima," kata Lula.

Selain menyoroti persoalan pertahanan, Lula menegaskan bahwa Brasil tidak akan membiarkan kekayaan sumber daya strategisnya dikuasai negara lain. 

"Baik Tiongkok, Amerika, maupun Prancis tidak akan bisa mendapatkan logam tanah jarang kita," tegasnya. 

Lula mengatakan masa jabatan keempat, apabila berhasil diraih, akan menjadi yang terakhir baginya. Dengan nada bercanda, ia mengaku setelah itu ingin menikmati masa pensiun bersama sang istri, Rosangela. 

"Berlibur untuk fokus pada percintaan selama 20 tahun ke depan," kata dia, disambut tawa para pendukung.

Dalam pemilu mendatang, Lula diperkirakan akan menghadapi Senator Flavio Bolsonaro, putra sulung mantan Presiden Jair Bolsonaro, yang kini menjadi tokoh utama kubu konservatif. 

Survei terbaru Datafolha menunjukkan persaingan masih berlangsung ketat, dengan Lula memperoleh dukungan 48 persen pada simulasi putaran kedua, sementara Flavio Bolsonaro meraih 43 persen.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA