
Ghana kembali mempertegas posisinya dalam mendukung kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara.
Sikap tersebut tertuang dalam Komunike Bersama yang diterbitkan seusai pertemuan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko Nasser Bourita dengan Menteri Luar Negeri Ghana Samuel Okudzeto Ablakwa di Accra, dikutip Rabu, 22 Juli 2026.
"Ghana menganggap rencana otonomi sebagai satu-satunya dasar yang realistis dan berkelanjutan untuk solusi yang dapat diterima bersama terkait masalah Sahara," demikian isi dokumen tersebut.
Selain mendukung proposal otonomi Maroko, Ghana juga menyambut pengesahan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2797 yang memberikan dukungan penuh kepada Sekretaris Jenderal PBB beserta Utusan Pribadinya untuk memfasilitasi dan memimpin proses negosiasi berdasarkan usulan otonomi Maroko.
Kunjungan kerja Nasser Bourita ke Ghana juga dimanfaatkan untuk memimpin bersama Sidang Ke-2 Komite Kerja Sama Gabungan Maroko-Ghana bersama Samuel Okudzeto Ablakwa.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya kedua negara memperkuat hubungan bilateral sekaligus memperluas kerja sama di berbagai bidang strategis.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: