Melalui akun resmi Kedutaan Besar Iran untuk Kenya di platform X, Teheran melontarkan sindiran keras kepada FIFA dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Bahkan, Iran menyebut Piala Dunia 2026 sebagai "War Cup" atau "Piala Perang".
"'War Cup' ini ternyata tak lebih dari sebuah lelucon. Memalukan, FIFA!" tulis Kedutaan Besar Iran, dikutip Senin, 6 Juli 2026.
Unggahan tersebut turut menyertakan tangkapan layar pernyataan Donald Trump yang memuji keputusan FIFA setelah hukuman terhadap Balogun dibatalkan.
"Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar dan membatalkan sebuah ketidakadilan besar!" tulis Trump.
Kontroversi bermula ketika FIFA secara mengejutkan mencabut hukuman larangan bermain satu pertandingan yang sebelumnya dijatuhkan kepada Balogun. Penyerang berusia 25 tahun itu semula menerima kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia dan Herzegovina, sehingga berdasarkan regulasi seharusnya absen pada laga babak 16 besar melawan Belgia.
Namun, sejumlah laporan media menyebut Presiden Trump menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino, dan meminta agar hukuman tersebut ditinjau kembali. Tak lama kemudian, FIFA memutuskan menangguhkan skorsing Balogun sehingga ia tetap dapat tampil membela Amerika Serikat.
Keputusan tersebut memicu gelombang kritik. Selain Iran, Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) juga mengaku terkejut dan menilai perubahan keputusan FIFA bertentangan dengan regulasi yang berlaku.
RBFA menyatakan tengah mempertimbangkan berbagai langkah yang dapat ditempuh sebagai respons atas keputusan kontroversial tersebut.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: