Di tengah rencana pertemuan kedua pemimpin dalam waktu dekat di Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa Netanyahu memahami siapa yang memegang kendali.
"Kami akur sekali. (Netanyahu) tahu siapa bosnya," ujar Trump dalam wawancara melalui sambungan telepon dengan Axios, dikutip Minggu, 5 Juli 2026.
Seorang pejabat Israel mengatakan kunjungan Netanyahu ke Gedung Putih kemungkinan berlangsung seminggu setelah berakhirnya Konferensi Tingkat Tinggi NATO yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa dan Rabu mendatang di Turki.
Sehari sebelumnya, Netanyahu menghubungi Trump untuk menyampaikan ucapan selamat atas peringatan 250 tahun Hari Kemerdekaan Amerika Serikat.
Menurut keterangan Kantor Perdana Menteri Israel, Netanyahu menyampaikan bahwa Amerika Serikat merupakan "penjamin kebebasan global" serta menegaskan Israel sangat menghargai hubungan erat yang terjalin dengan Washington.
Dalam percakapan tersebut, kedua pemimpin juga sepakat untuk segera bertemu di Amerika Serikat.
Trump dan Netanyahu terakhir kali bertemu pada 11 Februari 2026. Pertemuan tersebut banyak membahas langkah yang akan ditempuh Amerika Serikat dan Israel apabila perundingan mengenai Iran gagal mencapai kesepakatan.
Saat itu, Netanyahu juga meminta agar setiap kemungkinan serangan terhadap Iran turut menyasar persediaan rudal balistik negara tersebut.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: