Pernyataan itu disampaikan Murphy dalam wawancara dengan
NBC, dikutip Senin, 10 Agustus 2026.
Dia bahkan mengaku akan mendukung kesepakatan yang dianggapnya buruk sekalipun, asalkan perang dapat dihentikan dan Selat Hormuz kembali dibuka.
“Amerika lebih lemah. Iran lebih kuat,” kata Murphy.
Menurutnya, biaya yang harus ditanggung untuk membuka kembali jalur strategis tersebut terus meningkat di tengah mandeknya perundingan.
Pejabat Iran disebut menuntut ganti rugi perbaikan infrastruktur, pencabutan sanksi, serta penghentian operasi militer Amerika Serikat.
Murphy menegaskan perang harus segera diakhiri karena dampaknya tidak hanya dirasakan di medan konflik, tetapi juga oleh masyarakat Amerika Serikat melalui kenaikan harga.
“Perang ini harus diakhiri karena setiap hari perang berlanjut, Amerika semakin lemah, Iran semakin kuat, dan rakyat di Amerika Serikat semakin menderita karena harga terus naik," ujarnya.
Murphy juga menyatakan akan menolak pendanaan untuk melanjutkan perang. Namun, ia mendukung pengisian kembali persediaan amunisi Amerika Serikat setelah konflik tersebut berakhir.
BERITA TERKAIT: