Iran Bantah Rumor Presiden Pezeshkian Mundur

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 01 Juni 2026, 08:29 WIB
Iran Bantah Rumor Presiden Pezeshkian Mundur
Iran bantah Presiden Masoud Pezeshkian mundur (Unggahan akun X @tabaei1356)
rmol news logo Pemerintah Iran membantah keras rumor yang menyebut Presiden Masoud Pezeshkian telah mengundurkan diri dari jabatannya di tengah situasi politik yang disebut memanas.

Bantahan tersebut disampaikan Wakil Kepala Komunikasi Kantor Kepresidenan Iran, Mehdi Tabatabaei, menyusul beredarnya laporan sejumlah media asing yang mengklaim Pezeshkian telah meninggalkan posisinya.

Melalui unggahan di platform X, Tabatabaei menegaskan bahwa kabar tersebut merupakan informasi tidak berdasar dan bagian dari upaya penyebaran narasi yang menyesatkan mengenai kondisi politik Iran.

"Penyebaran rumor oleh jaringan media asing yang tidak kredibel merupakan kelanjutan dari permainan media yang konyol. Mereka menerbitkan angan-angan mereka sendiri seolah-olah itu adalah kenyataan," tulisnya, dikutip Senin 1 Juni 2026. 

Ia menegaskan Presiden Pezeshkian tetap menjalankan tugas kenegaraan dan tidak memiliki rencana untuk mundur dari jabatannya.

"Presiden Pezeshkian tidak akan mundur dari melayani rakyat, sebagaimana bangsa Iran juga tidak akan mundur dari jalan persatuan dan perlawanan," lanjut Tabatabaei.

Pemerintah Iran juga menuding pihak-pihak yang menyebarkan isu tersebut berupaya mengganggu persatuan nasional. Menurut Teheran, berbagai upaya untuk memecah soliditas masyarakat tidak akan berhasil karena rakyat Iran tetap menjaga persatuan di tengah tekanan yang dihadapi negara itu.

Sebelumnya, media Iran International melaporkan bahwa Pezeshkian telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Kantor Pemimpin Tertinggi Iran pada Minggu. Namun, hingga kini pemerintah Iran menegaskan laporan tersebut tidak benar. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA