Kantor berita pemerintah
Azertag melaporkan bahwa atas perintah Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, bantuan sebanyak 200 ton dikirim untuk membantu kebutuhan mendesak masyarakat Iran yang terdampak perang.
Bantuan itu terdiri dari 190 ton bahan pangan, 7 ton obat-obatan, dan 3 ton perlengkapan medis.
"Pengiriman dilakukan atas arahan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev untuk mendukung kebutuhan saat ini rakyat Iran yang bertetangga dan bersahabat,” ungkap laporan tersebut, seperti dikutip pada Minggu, 5 April 2026.
Pada bulan Maret, Azerbaijan juga telah menyalurkan bantuan tahap awal berupa 10 ton tepung, 6 ton beras, 2,4 ton gula, lebih dari 4 ton air, sekitar 600 kilogram teh, serta hampir 2 ton obat-obatan dan perlengkapan medis ke Iran.
Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.
Menurut sumber Iran, serangan tersebut telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Sebagai respons, Teheran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta sejumlah negara lain seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.
BERITA TERKAIT: