Namun, klaim tersebut segera dibantah oleh partai Ahmadinejad, Dolate Bahar, dalam sebuah pernyataan resmi, Senin, 2 Maret 2026.
"Dolate Bahar dengan ini mengumumkan bahwa laporan tentang kemartiran Dr. Ahmadinejad dalam serangan Amerika-Israel adalah tidak benar," bunyi laporan tersebut seperti dikutip dari
DPA, Senin, 2 Maret 2026.
Sebelumnya, kantor berita
ILNA melaporkan bahwa pria berusia 69 tahun itu tewas dalam serangan udara di rumahnya di wilayah timur Tehran, bersama seorang pengawalnya.
Mahmoud Ahmadinejad menjabat sebagai Presiden Iran pada 2005–2013 dan dikenal sebagai salah satu figur politik paling kontroversial di kawasan.
Selama masa kepemimpinannya, hubungan Iran dengan negara-negara Barat, khususnya AS dan Israel, mengalami ketegangan signifikan, terutama terkait program nuklir Teheran.
BERITA TERKAIT: