Melalui postingan di media sosial, Biden terlihat memeluk Yulia Navalny (istri) dan mencondongkan tubuh ke depan saat berbicara dengan putri Navalny Dasha.
Biden memuji kedua wanita itu karena memiliki keberanian yang sama seperti Navalny, sosok oposisi yang menentang pemerintahan Rusia di bawah Vladimir Putin.
"Kedua wanita itu meniru keberanian luar biasa Navalny," kata Biden, seperti dimuat
Reuters.Biden sendiri ikut larut dalam kesedihan, dia tampaknya mengingat bagaimana istri pertama dan bayinya tewas dalam kecelakaan mobil tahun 1972. Kemudian saat putranya Beau meninggal karena kanker pada tahun 2015.
Navalny, yang meninggal pada 16 Februari lalu diduga diracuni oleh agen saraf era Soviet pada tahun 2020, kemudian dipenjara pada tahun 2021 setelah kembali ke Rusia.
Dia dijatuhi hukuman 19 tahun penjara atas tuduhan ekstremisme dan dikirim ke IK-3, sebuah penjara paling keras yang dikenal dengan "Serigala Kutub".
Ibu Navalny, Lyudmila Navalnaya melakukan perjalanan ke wilayah paling Timur Rusia pada pagi hari setelah kematian putranya diumumkan, berharap dapat mengambil jenazahnya.
Amerika Serikat mendukung upaya ibu Navalny untuk mengambil jenazahnya karena pihak berwenang Rusia akan memakamkannya secara diam-diam.
Sebagai dukungan, AS mengumumkan sanksi baru terhadap lebih dari 500 sasaran Rusia untuk menandai ulang tahun kedua invasi ke Ukraina dan sebagai tanggapan atas kematian Navalny.
BERITA TERKAIT: