ABC7 melaporkan pada Selasa (7/3), bahwa Departemen Pertanahan dan Sumber Daya Alam Hawai menangkap basah David Jiménez dari Maui yang berusia 65 pada Senin pagi di Teluk Kealakekua di Pulau Hawai.
Ini terjadi setelah Divisi Konservasi dan Penegakan Sumber Daya (DOCARE) menerima banyak telepon yang melaporkan dugaan pelecehan terhadap satwa liar.
Pejabat satwa liar mengatakan Jimenez diduga secara aktif mengejar paus bungkuk dan lumba-lumba remaja di dalam Taman Sejarah Negara Kealakekua Bay.
Awalnya, pada Minggu (5/3), petugas DOCARE menerima rekaman video di mana seorang pria melakukan snorkeling yang cukup dekat dengan paus bungkuk hingga hampir menyentuh sirip paus. Berdasarkan rekaman video itu, petugas melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Senin, dan menangkap basah pelaku.
Baik paus maupun lumba-lumba dilindungi oleh undang-undang negara bagian dan federal.
Menurut Departemen Pertanahan dan Sumber Daya Alam Hawaii, Jimenez memberitahu petugas bahwa dia tidak akan berhenti berenang bersama paus dan lumba-lumba.
"Karena itu (berenang dan bercanda dengan paus dan lumba-lumba) sangat ajaib, dan yang lainnya melakukan hal-hal yang jauh lebih buruk," Jimenez membela diri.
Jimenez didakwa mengganggu dan melecehkan satwa liar di taman negara bagian dan melakukan tindakan yang dilarang sehubungan dengan spesies paus yang terancam punah. Dia dipanggil untuk hadir di pengadilan pada 11 Mei.
BERITA TERKAIT: