Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Target Gaet 150 Ribu Wisatawan Indonesia, Taiwan Gelar 2023 Tourism Workshop

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Selasa, 28 Februari 2023, 08:26 WIB
rmol news logo Dalam upaya meningkatkan kembali jumlah wisatawan asal Indonesia setelah pandemi, Biro Pariwisata Taiwan bekerjasama dengan Taipei Economic and Trade Office (TETO) dan lembaga terkait, menggelar "2023 Taiwan Tourism Workshop".

Acara berlangsung di Hotel Westin, Jakarta pada Senin malam (27/2). Kegiatan dihadiiri oleh para delegasi promosi pariwisata Taiwan, agen travel Taiwan, agen travel yang tergabung dalam Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo), maskapai penerbangan, para tamu undangan, serta media.

Sebelum acara dimulai, para peserta workshop dapat mengelilingi banyak stand Travel Mart yang tersedia di sekitar area panggung utama untuk berkonsultasi mengenai perjalanan wisata ke Taiwan.

Peserta Workshop tampak antusias mendatangi setiap stand Travel Mart karena memperoleh sambutan baik dan hadiah kecil yang bisa dibawa pulang.

Setelahnya, acara berlanjut dengan presentasi yang dipaparkan oleh Biro Pariwisata Taiwan yang berbasis di Kuala Lumpur Malaysia, Chinese Muslim Association, dan dua maskapai penerbangan, yaitu China Airlines dan EVA Airlines.

Presentasi dilakukan secara bergantian dan bertujuan untuk mempromosikan berbagai destinasi wisata di Taiwan, serta kemudahan dan kenyamananya bagi warga Muslim Indonesia yang tertarik pergi ke sana.

Setelah promosi wisata Taiwan selesai dilakukan, tamu undangan kembali berkumpul di ruangan yang berbeda untuk menyaksikan penampilan pembuka dari kelompok tari Fun to Art yang membawakan tarian ala koki diiringi dengan alunan musik penuh semangat dan tampilan layar yang berisi makanan khas dari Taiwan.

Workshop berlanjut dengan pidato pembuka dari tiga tamu penting di antaranya Kepala Biro Pariwisata Taiwan Kuala Lumpur Chou Shi-Pi, Kepala TETO John C. Chen dan Kepala Astindo Pauline Suharno.

Dalam sambutannya, Kepala Biro Pariwisata Taiwan,  Chou Shi-Pi berharap setelah pandemi berakhir dan dibukanya kembali pariwisata Taiwan pada Oktober lalu, jumlah turis Indonesia dapat mencapai target hingga 150 ribu orang.

"Karena sebelum pandemi, tahun 2019 itu ada 230 ribu wisatawan Indonesia, dan jika sekarang kan dibuka lagi. Diharapkan bisa mencapai target setidaknya 150 ribu wisatawan," ungkapnya.

Sementara Kepala TETO, John C. Chen mengatakan, meskipun Taiwan bukan bagian dari negara Muslim, tetapi mereka sangat ramah terhadap wisatawan Muslim dan menempati urutan kedua destinasi wisata yang digemari warga Muslim menurut Global Muslim Travel Index 2022.

"Taiwan sendiri berusaha keras untuk semakin memberikan lingkungan ramah Muslim bagi wisatawan Muslim dan juga berharap wisatawan Muslim di Indonesia juga dapat berwisata dengan tenang dan nyaman di Taiwan," kata Chen.

Terakhir, Kepala Astindo Pauline Suharno mengatakan Taiwan merupakan destinasi wisata yang tidak perlu diragukan.

"Tidak alasan untuk ragu datang ke Taiwan. Karena Visanya mudah, makannya gampang, atraksinya banyak dan orang-orangnya  sangat menyenangkan," ujar Pauline.

Setelah penyampaian sambutan, peserta workshop melakukan makan malam bersama sambil dihibur dengan penampilan dancer Fun to Art yang membawakan tarian yang sangat enerjik dan mengagumkan.

Workshop diakhiri dengan undian berhadiah dengan hadiah utama tiket pulang pergi ke Taiwan beserta fasilitas hotel dan transportasi lainnya yang disediakan oleh China Airlines dan EVA Airlines. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA