Baru-baru ini, Majelis Nasional Korea Selatan mengeluarkan mosi yang menyerukan pemecatan Lee, yang mendapatkan kritik habis-habisan karena tidak mampu mencegah insiden mematikan selama perayaan Halloween tersebut.
Lee sendiri telah menyampaikan permintaan maafnya kepada publik pada bulan lalu, dengan mengatakan negara memiliki tanggung jawab tak terbatas atas keselamatan rakyatnya.
Menurut
Yonhap News, partai oposisi utama menggunakan mayoritasnya di parlemen untuk meloloskan mosi tersebut, dengan dukungan dari 182 dari 183 anggota parlemen yang memberikan suara, dan satu suara dinyatakan tidak sah.
Sementara partai yang berkuasa, yang menentang mosi pemecatan, memboikot pemungutan suara.
Beberapa pejabat pemerintah termasuk menteri dalam negeri berada di bawah tekanan atas Tragedi Itaewon.
Meski mosi itu disahkan, Presiden Yoon Suk Yeol diperkirakan akan menolaknya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: